Bukan rahasia lagi kalau harga BBM meluncur turun. Tentunya ini menjadi suatu kejutan bagi penduduk Indonesia disaat mulai seretnya kehidupan ekonomi. Mungkin ini adalah sebuah berkah bagi masyarakat kita, namun tak bisakah kita melihat sedikit kejanggalan didalamnya? Mungkin ini hanya pandangan subyektif saya, atau mungkin hanya perasaan saya saja, namun menurut saya, ini bisa menjadi sesuatu yang benar-benar terjadi kelak.
Tidakkah menjadi pertanyaan bagi kita semua? disaat kondisi ekonomi belum memungkinkan untuk dibilang ’sehat’, harga BBM malah turun. Adakah sesuatu dibalik semua ini? Dalam hal ini, perhatian saya tertuju pada presiden sebagai ‘pihak atas’ pemerintahan Indonesia. Sebagai salah satu pemegang kekuasaan di Indonesia, pastinya presiden ikut bertanggung jawab atas naik atau turunnya harga BBM. Tapi apakah benar kalau kita sudah cukup ‘kaya’ untuk menurunkan harga BBM? Kok kesannya dadakan, dan dari segi waktu juga dekat dengan diselenggarakannya PEMILU di tahun depan. Sebagai manusia, tentunya seseorang masih mempunyai ambisi untuk bisa mempertahankan statusnya, begitu juga presiden yang tentunya masih manusia juga. Awalnya menurunkan harga BBM, bahkan barusan saya dengan di televisi, rencananya, Desember ini gaji guru juga ikut naik, tapi nantinya sesudah terpilih lagi menjadi presiden, harga juga naik lagi. Semoga saja ini hanya menjadi pandangan subyektif saya dan benar-benar tidak terjadi nantinya, karena bisa dibayangkan nantinya kalau ini benar-benar terjadi bisa menjadi bumerang bagi presiden.
Zaman sekarang ini sudah jarang ditemukan orang yang benar-benar tulus dalam segala hal, apalagi di dalam penurunan harga yang menjadi sesuatu yang vital ini. Sekian dulu pendapat saya yang seenaknya sendiri ini, semoga bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua.










mudah2an saja diturunkannya harga bbm bukan karena trik menjelang pemilu 1009, mas azis. jadi repot kalau semua selalu dikaitkan dg politik.
[Reply]
heh.. ga oleh suudzon!
[Reply]
Wih ngomong politik ….
jadi inget iklan partainya pak Presiden …
[Reply]
lah emang mestinya harga BBM itu turun, lah orang harga mentahnya di dunia aja turun banyak kok…
di Malingsia ajah udah 3 kali harga BBM turun serentak dengan turunnya dari minyak dunia. Lah disini kok baru sekarang?
[Reply]
benar banget ziz…. semua itu keputusan politis…
kalo mau tau sih semua kebijakan di atas itu politis semuanya..
masalah kenaikan BBM juga itu politis di atur di atas…
seperti halnya kelistrikan juga… naik tidaknya TDL itu politis
[Reply]
who knows…..?????
[Reply]
Tulus tidak tulus biarkan saja, Zis..
(hehe, nampak kali aku ini generasi golput ya.. hehe)
Yah, tapi itulah yg namanya politik. Harus ada trik!
[Reply]
:lamp: wehehehe… biar turun bbm, harga yang laen masi tetep naek tuh… cuma 500 pula. iya nih..trik doang, biar kepilih lagi kali ya… (sori:kok provokasi neh ?!)
[Reply]
saling curiga mencurigai dalam taraf wajar sih ndak masalah, yang penting tetep postif thingkin saja lah ziz…
[Reply]
sepakat ma yang diatas Panda
positif thingking !
[Reply]
@ sawali : yah, ini cuma pandangan subyektif saya sih pak, tapi emang keadaan menuntut saya untuk mengenalisa seperti ini….
@ saprol : bukan suudzon, tapi mencoba berpikir kritis akan suatu keadaan…
@ fenty : gak inget aku ae mbak???
@ chic : yah, inilan INDONESIA tercinta….
@ arul : sip, ada yang setuju….
@ dion : us… soon….
@ hell-da : tapi kalo kebanyakan trik gimana?? banyak korban dong…. apalagi bukan untuk kebaikan secara luas….
@ puan malaya : yah, kita semua akan segera tau….
@ ndop + panda : positive thinking harus mas, kritis akan keadaan juga perlu untuk melihat keadaan lebih luas….
[Reply]
segala kemungkinan bisa saja terjadi…..
kita hadapi dengan senyuman saja…
tetap semangat
keep smile
[Reply]
kebijakan kadang bernuansa politis.tp aku percaya SBY emang menyesuaikan keadaan harga minyak kok.opini aja lho…..
[Reply]
segala kemungkinan bisa saja terjadi…..
kita hadapi dengan senyuman saja…
Glory-Glory..
[Reply]
lha yang lain juga pada pake trik semua..makannya kita nonton aja trik dan trik mereka
[Reply]
politik tentu saja
tpi secara ekonomi, harus turun, kalo (lagi lagi) alasan harga minyak yg dipakai dalih. Dulu naek krn hrga minyak mentah diatas $140, skrg tinggal $40 gmn?
[Reply]
barangkali mengambil yang positifnya saja
harga turun euyyy
[Reply]
di tv sih bilangnya begitu.. g tau deh..
[Reply]
@ rayearth2601 : yupz….
@ anas : kita buktikan aja nanti….
@ acist : iki komentare kopas yo???
@ boyin : ayuks…
@ cebong : tentunya trik politik yang memanfaatkan keadaan ekonomi….
@ reallylife : trus berapa lama turunnya??
@ fanz : wehehehehhe
[Reply]
abisnya, mau komentar, sama siyh
lebih baik, di samain aja khan , saripada, mepet-mepet tapi sama..?
haha…
Glory…
[Reply]
@ acist : wakakakak……
[Reply]
emang banyak orang yang gk ju2r Mas…
tapi kita semangat ja mengahadapinya..
[Reply]
Percuma harga BBM turun. Harga sembako sudah terlanjur naik gara-gara BBM ini dan nggak turun-turun lagi meskipun harga BBM turun.
[Reply]
wew… no comment ah… pokoknya yang salah SUHARTO!!! *loh?* :wek:
[Reply]
@ napi : yo harus jo!! weheheheh
@ edi psw : yah itulah pemerintah…. ato salah penduduknya yah??
@ ichanx : weh, bisa juga seh, suharto membudayakan yang namanya korupsi, akhirnya penerusnya juga ikutan bejat….
[Reply]
Waaaah, adhekku iki tambah ointer ae reeek
[Reply]
presidene pinter mas yo
[Reply]