change is something that we need at this time. Changes in the way of thinking, change our bad habits, as well as changes to the system in this country. What we have to do to change the system in this country? I think that is involved with choosing a leader that can bring progress in this country, fix our problems and make this country better than before. An important moment will be held, the election could become a place for us to choose who is worthy to lead us. We wait for the real leader, not just a big liar, but a responsible one.
Will this election be a beginning of a new revolution in indonesia? Or just give us a man with their big mouth? we are waiting for a change, for me, my story and my life.
Several days ago, i’m busy with my job, suddenly, my fiend ask me about the function of web ranking for a website. At that time I also realize that my alexa rank is falling down. It makes me feel that I really do not care to my beloved website. I think, alexa is an indicator of the popularity of a website. I want to make my alexa rank hold up and can reach up to the best that i can reach.
Do you know about a group band in Indonesia called Alexa? Sometimes, they make me remember about my lovely website, and i think, it’s very inspired me to reach everything i want, like this band, they always want and try to be better and better, like people who want to get their highest rank in alexa rank too. unexpected but surely inspiring me.

Sometimes, we will have a baby. As good parents, of course you will give all your best for them. Many kind of things that we must prepare for our baby, let’s take a little criticism. We start from the car seats. Car seats are a security stuff which is very vital. When we take our baby travel, we will need this stuff to keep our baby safe stay. When we drive a car, we will still be concentration on the road because we know that our baby is safe. You don’t need to feel upset when you can’t find a safe car seats for your baby, because now lots of options are here for our baby. Here are 5 types of car seats on the market today. To find out more, you can see hereĀ http://www.shopwiki.com/wiki/Car+Seats
convertible car seats are provided to facilitate the parents in the invite to the baby in the car seat. To remember, the size of car seats depends on height and weight of the baby, not age. There are also some tips and guides about car seats are also on the baby and all that you can get here http://www.shopwiki.com/wiki/convertible+car+seats
Not only car seats on the equipment, but also there are some things that we need when we have babies later, there are toiletries, sleeping equipment, food equipment, and others. Of course, we also can not buy in vain, there are many considerations to keep the baby we can stay comfortable, and all the info we can find it here http://www.shopwiki.com/wiki/Babies+and+Toddlers

Sebuah berita yang sangat mengagetkan saya dapat di koran Jawa Pos edisi Senin, 2 Maret 2009. Di koran tersebut saya mendapati sebuah berita yang mengejutkan, yaitu tentang pemimpin Zimbabwe, Robert Mugabe. Disaat warganya mengalami krisis ekonomi yang sangat parah, beliau malah berfoya – foya menghabiskan lebih dari USD 250, atau sekitar Rp. 3 miliar untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-85. Yang mengagetkan lagi, jumlah tersebut jauh lebih besar daripada anggaran untuk mengatasi epidemik kolera disana. Sebuah pembelaan sia – sia juga dinyatakan oleh pihak penyelenggara ulang tahun ini, mereka menyatakan kalau memang mengetahui kalau kondisi negara mereka sedang bermasalah, tapi kok ya ngomong kalau menghargai pengorbanan presiden juga penting.
Setelah tangisnya yang membuat saya ikut terluka, ribuan masalahpun ikut terbuang oleh tetes air matanya. Ringan terasa hatinya, semua menjadi suatu perubahan drastis yang aku lihat dari dirinya. Tak henti – hentinya kulihat senyuman itu. Tapi kenapa kurasa berbeda? Aku bahagia atas senyumnya, namun aku marah untuk hal yang lainnya! Bodoh, mengapa aku masih saja seperti ini??
Dia berbeda, dia bukan yang biasanya. Dia yang selalu ceria, selalu siap sedia kala ada masalah, namun tidak hari ini. Raut wajahnya berbeda, tersirat emosi yang siap meledak setiap saat namun selalu tertahan dibalik tegar wajahnya. Aku takut sesuatu akan terjadi padanya, memang banyak masalah disekitarnya, namun sebelumnya dia bisa mengendalikan masalahnya, namun tidak hari ini. Tetesan air mata jatuh dengan indah di pipinya. Aku ingin marah melihat air matanya, air itu terlalu berharga untuk tumpah, terlalu mewah untuk dibuang percuma. Ingin kuteriak, namun tak bisa, ingin kutenangkan dia, namun tak juga bisa. Aku hanya bisa terdiam mendengar isak suaranya. Aku ingin menangis bersamanya, namun tak bisa. Aku tak ingin mendengar suara itu dari mulutnya, aku ingin tawa candanya, aku ingin suara bahagianya, bukan isak tangis yang dilakukan percuma, bukan suatu kata yang menyakitkan untuk dirinya. Aku sakit mendengarnya, aku terluka dengar isak tangisnya.
Dimana kamu yang dulu? Kamu yang selalu memberi semangat? Kamu yang selalu penuh dengan motivasi untuk diriku? Air mataku hampir tumpah saat aku lihat tulisanmu, saat kamu mengatakan hal yang selalu memberi semangat untukku hari ini. Terima kasih selalu menemaniku. Terima kasih atas semangatmu, terima kasih atas segala yang sudah kau berikan. Maafkan aku mencampurkan segala urusan sehingga menjadi lebih runyam, maafkan aku tak bisa kendalikan perasaan yang seharusnya bukan saat ini waktunya. Maafkan aku, ingatkan aku untuk bisa berubah lebih baik. Ingatkan aku untuk menjadi lebih berharga. Tegarkan aku agar bisa mencapai segala tujuan yang kita sama – sama inginkan, yang sama – sama kita cita – citakan!!!
Dari pagi sampai sore, saya dapet tugas jaga pameran di DBL arena. Kebetulan, SMAN 11 dapet kesempatan buat ngisi pameran disana. Berbagai persiapan udah disiapin, termasuk desain brosur oleh saya ndiri, dibantu oleh beberapa pihak juga seh. First project, tapi lumayan memuaskan, walopun gak banget seh menurut orang, tapi menurut saya ya udah bagus kok.
Postingan ini cuma hasil pikiran saya yang timbu dari suatu realitas yang saya alami, maaf kalo disini saya secara terang – terangan menyebut pihak yang bersangkutan.
Kejadian ini baru saya alami siang tadi waktu jam pelajaran sekolah. Saya ndak tau jelas gimana awalnya, tapi baru waktu abis rapat saya tau gimana prosesnya. Awalnya ada panggilan ketua kelas, tapi kok ya dikasih selebaran gambar caleg, tapi ada kupon jalan sehat sih, awalnya mikir positif dulu, soalnya saya juga ndak tau masalah gini. Tapi lama kelamaan kok ya saya ngerasa aneh aja. Gak hanya di saya, ternyata anak – anak malah ngisengin potonya om caleg itu.

Termasuk aspirasi rakyat tuh,suara anak SMA minta calegnya mirip sarah azhari…. heheheheh
Ya sudah lah, berhubung saya sendiri ndak jelas masalah perkampanyean, tapi setidaknya mereka yang berkampanye itu juga bisa cari lahan yang tepat, kita disini sekolah, bukan untuk membantu masalah partai atau kepentingan anda. Kami hanya perlu wakil rakyat yang bertanggung jawab, bukan yang kampanyenya semangat. Kami butuh langkah tegas dari anda, bukan selebaran yang gak berguna, jadi buktikan saja kalo anda memang calon yang kami butuhkan, buktikan anda itu memiliki kualitas, bukan setumpuk kertas.
Usul saya, SEKOLAH BUKAN LAHAN KAMPANYE ANDA BUNG!!!!!
Lagi – lagi ini hanya sebuah cerita abstrak tentang saya. Hanya kelelahan semata, curahan otak mendadak. Silahkan berkomentar kalaupun berkenan.
Sebuah kebosanan tersendiri ternyata bisa juga timbul. Kebosanan untuk ngeplurk, kebosanan untuk ngeblog, bahkan kadang keinginan untuk bisa jadi lebih baik juga menghilang seketika. Bukan sesuatu yang baik dan bukan pula sesuatu yang patut untuk ditiru tentunya, tapi realitas pada diri saya telah mengalaminya. Salahkah diri saya??
Hari disaat saya nulis post ini, tepat tanggal 21 Januari 2009, disekitar jam 10 malem, bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Berbagai kejadian unik juga memberi kesan tersendiri bagi saya. Pagi tadi saya sudah mendapat suatu kejutan, yaitu.. si Cicit ikutan tewas!!! hiks…. saya nggak sempat mengabadikanmomen terakhir si Cicit, tapi inilah peninggalan terakhir si Cicit

Itu wortel punya si Cicit. Duh, jadi sedih ingetnya.
Dan dengan suksesnya